Sejarah
Bercerita tentang sejarah kali Code, maka
tak lepas dari peran seorang budayawan, Y.B. Mangunwijaya atau yang
lebih dikenal dengan Romo Mangun. Pada tahun 1970-an, Kali Code relatif
tidak dapat dimanfaatkan lagi karena dipenuhi sampah rumah tangga.
Karena kepeduliannya yang tinggi terhadap kebersihan lingkungan di Kali
Code, maka Romo Mangun melakukan suatu usaha untuk menciptakan
lingkungan Kali Code yang bersih dan indah sehingga dapat menjadi sebuah
alternatif tempat wisata bagi masyarakat sekitarnya.
Pertama kali, Romo Mangun tinggal di
bantaran Kali Code untuk memberi contoh kepada warga setempat untuk
menjaga kali dengan cara tidak membuang sampah di kali. Hasilnya, sejak
saat itu banyak turis lokal hingga mancanegara yang berwisata
mengunjungi Kali Code.
Sepeninggal Romo Mangun, upaya pelestarian
Kali Code diteruskan oleh para pegiat sosial yang tergabung dalam
Yayasan Pondok Rakyat. Yayasan ini juga aktif membangun kampung
percontohan seperti Badran, Tungkak, Kricak, dan Sidomulyo, yang
kondisinya sama dengan kampung Kali Code.
Organisasi sosial lainnya yang juga
memiliki kepedulian terhadap pemberdayaan Kali Code adalah Pemerti Code.
Pemerintah Kota Yogyakarta juga berpartisipasi dalam program
pemberdayaan Kali code.
Lokasi
Lokasi
Lokasi wisata Kali Code terletak di
Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta. Bantaran Kali
Code membujur dari Jembatan Tungkak, Jembatan Sayidan, Jembatan
Juminahan, Jembatan Gondolayu, Jembatan Sarjito, Jembatan Blunyah,
Jembatan Ring Road Utara, Jembatan Dayu, dan Jembatan Plumbon.
Anda dapat menikmati keindahan kali Code
dari atas jembatan-jembatan ini, atau Anda dapat turun ke kampung di
bantaran Kali Code untuk melihat Kali Code lebih dekat, atau untuk
berinteraksi dengan warga setempat. Pada malam hari, suasana Kali Code
terasa indah dengan adanya lampu-lampu yang meneranginya.
Source : https://gudeg.net/direktori/1530/kali-code-yogyakarta.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar